Hendak Lakukan Terapi Stem Cell? Harganya Rp 1 per Sel

Jakarta, Terapi stem cell merupakan alternatif untuk mengatasi beberapa penyakit. Bahkan diharapkan di masa mendatang terapi stem cell bisa mengatasi penyakit-penyakit degeneratif. Ingin tahu biayanya? Rp 1 per satu sel. Sepertinya murah ya, tapi sebenarnya tidak semurah yang dibayangkan.

peneliti stem sel

“Harga satu sel Rp 1. Terdapat 500-1.000 sel per kilogram berat badan. Untuk seluruh tubuh bisa mencapai Rp 60 juta, belum termasuk biaya dokter, dan lain-lain,” jelas Indra Bachtiar, PhD, peneliti stem cell di Bifarma Adiluhung.

Hal itu disampaikan dia dalam media workshop ‘Stem Cell Technology for A Better Life’ dan grand launching Regenic milik anak perusahaan Kalbe di Novotel Hotel, Golf Estate Bogor Raya, Bogor, Jawa Barat, dan ditulis pada Senin (10/3/2014).

Menurutnya butuh waktu dan kesabaran untuk menjalani terapi stem cell. Sebab butuh waktu untuk mengkultur stem cell. Risiko ketidakberhasilan juga ada.

Yuyus Kusnadi, PhD, dalam kesempatan yang sama menambahkan untuk menghidupkan stem cell tidak gampang. Saat ini banyak orang Indonesia yang melakukan terapi ini di luar negeri. Menurut informasi yang diterima Yuyus, 50 persen orang yang menjalani terapi stem cell di Singapura adalah orang Indonesia.

“Sebelum melakukan terapi sel punca dilihat apa sakitnya. Kalau misalnya butuh sel punca dari sumsum, maka jangan sumsum pada saat pasien sedang minum obat suppressed bone marrow, karena jika dilakukan maka tidak akan berhasil. Setidaknya 2 minggu harus stop dulu obatnya,” terang Yuyus.

Terapi stem cell juga tidak disarankan untuk pasien kanker. Sebab hal itu bisa mendukung abnormalnya sel. “Jadi kalau untuk pasien kanker bukan stem cell tapi imunoterapi yang disarankan,” lanjut Yuyus.

Terapi stem cell memang bukan perkara mudah. Sebab keamanan dan sterilisasi pengerjaan adalah hal utama. Karena itu semua aktivitas dilakukan di clean room, di mana termasuk penggunaan ruang karantina dan pengolahan yang toleransi cemarannya sudah diatur ketat.

“Sampel yang diproses harus bebas dari penyakit infeksi seperti HIV, HCV, HBsAG). Sebab kalau sudah terinfeksi, dikhawatirkan yang menggarap juga bisa kena,” imbuh Yuyus.

(vit/up)

source : http:// health.detik.com/read/2014/03/10/080556/2520471/763/hendak-lakukan-terapi-stem-cell-harganya-rp-1-per-sel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *